PILARBERITA.ID, SULUT – Sidang Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sempat diwarnai ketegangan saat legislator Remly Kandoli membacakan laporan reses masa persidangan pertama mewakili daerah pemilihan Minsel-Mitra pada Selasa, (06/01/2026).
Kandoli menyoroti belum bergeraknya pelaksanaan berbagai aspirasi warga yang telah disampaikan dalam sidang paripurna sebelumnya, serta menyampaikan kekecewaannya terhadap Pemerintah Provinsi Sulut yang dinilai lamban menindaklanjuti kebutuhan utama masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan sarana menyalurkan suara rakyat yang harus diperjuangkan hingga terealisasi.
Namun hingga memasuki tahun pertama masa tugasnya, menurut dia, belum ada satu pun tuntutan warga yang benar-benar diwujudkan oleh pihak eksekutif.
Dalam kesempatan itu, Remly juga memaparkan kondisi sarana dan prasarana di wilayah Minsel dan Mitra yang terus mengalami penurunan kualitas, dan menilai banyak fasilitas umum dan akses transportasi berada dalam keadaan memprihatinkan tanpa penanganan yang jelas.
Menutup pembacaan laporan reses, Kandoli meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata agar persoalan tersebut tidak terus berlarut dan merugikan masyarakat.

Tinggalkan Balasan