PILARBERITA.ID, SULUT – Figur Julius Vietkie Watuseke resmi mendaftar sebagai Calon Hukum Tua Desa Pahaleten, Kecamatan Kakas, pada tahun 2026, Minggu 19 April. 2026.

Dengan tekad kuat untuk mengabdi, ia membawa visi perubahan dan kemajuan berkelanjutan bagi desa yang menjadi tanah kelahirannya.Dikenal luas oleh masyarakat, Julius memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan warga Desa Pahaleten.

Latar belakang keluarganya juga tak lepas dari sejarah kepemimpinan desa, di mana sang opa, Daud Watuseke, pernah menjabat sebagai hukum tua.
Selain itu, Julius berasal dari keluarga besar militer. Ayahnya, Letkol TNI (Purn) Hesky Watuseke, pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Minahasa selama dua periode dari Fraksi ABRI. Di bidang kerohanian, Julius juga aktif sebagai pelayan khusus di lingkungan GMIM.
“Ini menjadi tantangan bagi saya untuk mengabdi demi masyarakat tercinta Pahaleten,” ungkap Julius.
Dalam perjalanan politiknya, Julius pernah terlibat sebagai bagian dari tim pemenangan Yulius Selvanus Komaling hingga terpilih sebagai Gubernur Sulawesi Utara. Pengalaman ini menjadi bekal penting dalam memahami dinamika kepemimpinan dan pembangunan daerah.
Berbekal latar belakang pendidikan akuntansi, Julius pernah berkarier di dunia perbankan, termasuk di Bank Mandiri Manado. Saat ini, ia dikenal sebagai pengusaha di bidang otomotif, properti, serta pertanian, khususnya kebun cengkeh dan persawahan di wilayah Kakas.
Di bidang organisasi, Julius tercatat sebagai pengurus FKPPI Sulawesi Utara serta aktif dalam berbagai kegiatan gereja, di antaranya sebagai Anggota Komisi PKB GMIM Petra Sario Tumpaan dan Komisi PKB Wilayah Manado Sario.
Kepeduliannya terhadap masyarakat juga terlihat melalui keterlibatannya dalam penanganan pandemi COVID-19, penyuluhan pertanian, hingga kegiatan keamanan lingkungan seperti ronda malam. Ia juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di desa.
Dengan dukungan keluarga besar yang tersebar di Desa Pahaleten serta pengalaman di berbagai bidang, Julius optimistis mampu membawa perubahan positif dan mendorong kemajuan desa di era digital.
Ia pun berharap kehadirannya dapat menjadi energi baru bagi masyarakat untuk bersama-sama membangun Desa Pahaleten yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Sebagai bagian dari keluarga TNI, Julius Watuseke memiliki 4 kakak beradik:
1. Brigjen TNI F Watuseke – Tanor (anak mantan bupati Minahasa Dolfi Tanor)
2. Brigjen TNI J Watuseke – Karambut (anak mantan bupati Sangihe Talaud)
3. Novieta Watuseke ST – Lumataw
4. Julius Watuseke AMd AK – pangerapan istri Ancelino Pangerapan SE AK.

Tinggalkan Balasan